1. Sebanyak 50 mL larutan NaOH 0,1 M direaksikan dengan 50 mL larutan Hcl 0,1 M terjadi perubahan suhu dari 250C menjadi 300C. Jika kalor jenis larutan 4,8 J g-1k-1. Maka tentukan perubahan persamaan termokimianya?
a. 1045 J c.4444J e.1745 J
b. 3045 J d.2045
Jawaban : a
Penjelasan :
Diket
v = 50mL jawab = Q =l gr/mol
t =300300C-250 C=50C M= vol X P
p = 4,18 j/gk = 50 x 1=50gr
Q=m.p. t
=50.4,18.5
=1045 J
2. Diketahui :
Hf o Ch4 = -75 kj/mol
Hhf o H2O = -286 kj/mol
Hhf o CO2 = -394 kj/mol
Hitung H reaksi : CH4+2O2 → CO2+2O2!
a.79,234 kj/mol c.400 kj/mol e.80kj/mol
b.79,75 kj/mol d.79 kj/mol
Jawaban: b
Penjelasan:
Hreaksi = H produk - Hreakton
=(-75+-2O2)+(-394+2O2)
= -75+-394+2O2+2O2
= 319+4O2
4O2=319
O2=319/-4
= 79,75kj/mol
3. Diketahui energi ikatan :
H-H = 435kj/mol
Cl-Cl = 242 kj/mol
H-Cl = 431kj/mol
Hitung H reaksi H2 +Cl2 → 2Hcl !
a.93 kj/mol c.999 kj/mol e.9,23 kj/mol
b.293 kj/mol d.923kj/mol
Jawaban : d
Penjelasan
h =ER kanan –ER kiri
= 2 hf0h+2 hfCl- hf 0HCl
= 2(435)+ 2(242)- 431
= 870+484-431
= 923kj/mol
4. Teori yang berhasil menjelakan terjadinya spektrum atom hidrogen adalah
a. Planck c. Newton e. Einstein
b. Niels Bohr d. Reudoks
Jawaban : b
Penjelasan :
Pada Max Planck dan Einstein, Bohr menjelaskan bahwa spektrum garis pada hidrogen terlihat ketika dilewati prisma.
5. Dari reaksi A+B+C→ ABC diperoleh
NO (A)M (B)M (C)M V (M. det -1)
1. 0,01 0,03 0,04 0,0048
2. 0,02 0,03 0,04 0,0096
3. 0,01 0,06 0,04 0,0096
4. 0,01 0,06 0,08 0,0384
Hara k dari data tersebut adalah…
a. 5.000 c 15.000 e. 25.000
b. 15.000 d. 20.000
Jawaban : b
Penjelasan
υ = k [A] [B] [C] 2
0,0048 = K [0,01][0,03][0,04] 2
K = ( [0,01][0,03][0,04] 2) 2
0,0048 = (10)-2[0,03][0,04] 2) 2
48.10-4 = K [3.16.104]
48 = K
K = 48 = 104 = 10.000
3,16
6. Untuk membuat 250mL larutan KOH 0,1 M diperlukan kristal KOH murni sebanyak …(Mr KOH = 56)
a. 28 gram c. 7 gram e. 1,4 gram
b. 14 gram d. 5,6 gram
Jawaban : e
Penjelasan:
M = 0,1
MrKOH = 56
V = 250 ml = 0,25 l
M = g .
Mr. V
0,1 = g .
56 x 0,25
g = 0,1 x 14
= 1,4 gram
7. Larutan urea (CO(NH)) 0,5 molar terbuat dari 6 gram urea dengan….(Mr urea = 60)
a. 1 liter air d. air hingga volume larutan 200 ml
b. 800 ml air e. air hingga volume larutan 800 ml
c. 200 ml air
Jawaban : c
Penjelasan :
M = g = 6 = 0,1
Mr.V 60
V = M = 0,1 = 0,2 l = 200 ml air
M 0,5
8. Persamaan laju reaksi dirumuskan υ = k [H 2][SO 2]. jika [H 2] dinaikkan 2 kali dan [SO 2] dinaikkan 4 kali, maka laju reaksi menjadi...
a. 4 kali c. 12 kali e. 24 kali
b. 8 kali d. 16 kali
Jawaban : d
Penjelasan :
V = k [H 2] 2 [SO 2]
= k [2H 2] 2 [4SO 2]
= 2,4 k [H 2] 2 [SO 2]
= 16 kali
9. Hukum yang menyatakan perubahan entalpi penguraian standar ( Hd 0) adalah...
a. Hukum Boh r c. Hukum Laplace e. Hukum Lavoiser
b. Hukum Hets d. Hukum Aruf Bau
Jawaban : c
Penjelasan :
Hukum Laplace = jumlah kalor yang dilepaskan pada pembentukan senyawa unsurnya sama dengan jumlah kalor.
10. Air yang diperlukan untuk mengubah 100 ml larutan HCL 0,5 M menjadi larutan HCL 0,2 M sebanyak...
a. 100 ml c. 200 ml e 300 ml
b. 150 ml d. 250 ml
Jawaban : d
Penjelasan :
V1.M1 = V2.M2
100.0,5 = V2.0,2
V2 = 50 = 250 ml
0,2
11. Pada reaksi : N 2 O4(g) 2NO 2(g) mula-mula konsentrasi N2O4= 0,5 m. jika setelah 10 detik konsentrasi NO tinggal 0,35 M, maka laju reaksi N2O4 adalah…
a. 0,50 M/detik c. 0,05 M/detik e. 0,015 M/detik
b. 0,35 M/detik d. 0,035 M/detik
Jawaban : e
Penjelasan:
P konsentrasi = 0,15 = 0,015 M/detik
P waktu 10
12. Faktor-faktor berikut dapat memengaruhi laju reaksi, kecuali...
a. Warna c. Ukuran partikel zat e. Katalis
b. Suhu d. Konsentrasi
Jawaban : a
Penjelasan :
Faktor-faktor yang memepengaruhi laju reaksi adalah suhu, ukuran partikel zat, konsentrasi, dan katalis.
13. Reaksi antara gas H 2 pada 250 C berjalan sangat lambat, akan tetapi jika ditambahkan serbuk Pt, reaksi berlangsung sangat cepat. Hal ini menunjukkan bahwa kecepatan reaksi dipengaruhi oleh...
a. Suhu c. Konsentrasi e. Sifat zat
b. Tekanan d. Adanya katalis
Jawaban: d
Penjelasan:
Dalam kerjanya, katalisator akan ikut bereaksi dengan zat rekatan tetapi hasil akhir memisah kembali.
14. Pada pembentukan 1 mol air dari gas hidrogen dengan gas oksigen pada 25oC
(298 K), 1 atm, dilepaskan kalor sebesar 286 kJ.
Persamaan termokimia dari pernyataan di atas adalah.............
a. –572 kJ c.-666 kJ e. 826 kJ
b. + 226,7 kJ d.987 kJ
Jawaban: a
Penjelasan :
2H2(g) + O2(g) 2H2O() H = –572 kJ
15. Pada suatu percobaan direaksikan 50 cm3 larutan HCl 1 M dengan 50 cm3 larutan
NaOH 1 M dalam gelas plastik yang kedap panas, ternyata suhunya naik dari 29oC
menjadi 35,5oC. Kalor jenis larutan dianggap sama dengan kalor jenis air yaitu
4,18 Jg–1K–1 dan massa jenis larutan dianggap 1 g/cm3. Tentukan perubahan entalpi
dari reaksi:
NaOH(aq) + HCl(aq) NaCl(aq) + H2O(l)
a.2,66kj c.23,7kj e.2,72kj
b.200kj d.45,6kj
Jawaban : e
Penjelasan
qsistem = qlarutan + qkalorimeter
karena qkal diabaikan, maka
qsistem = qlarutan
massa larutan = volume larutan × massa jenis air
= 100 cm3 × 1 g/cm3
= 100 g
T = (35,5 – 29)o C
= 6,5oC
atau T = (35,5 + 273)K – (29 + 273)K = 6,5 K
qlarutan = mlarutan × clarutan × T
= 100 g × 4,18 J g–1K–1 × 6,5 K
= 2717 Joule
= 2,72 kJ
16. Diket:
C(s) + O2(g) CO(g) H = –110 kJ
CO(g) + O2(g) CO2(g) H = –284 kJ
hitung H = C(s) + O2(g) CO2(g) ………….
a. –394 kJ c.456kj e. 586 kJ
b. -493 kj d.576 kj
Jawaban: a
Penjelasan:
C(s) + O2(g) CO(g) H = –110 kJ
CO(g) + O2(g) CO2(g) H = –284 kJ
C(s) + O2(g) CO2(g) H = –394 kJ
17. Ke dalam 100 mL larutan CUSO 0,2 M ditambahkan serbuk logam Zn, ternyata suhu larutan naik 20 C menurut reaksi berikut:
Zn (s) + CU2 + (aq) Cu (s) + Zn 2+(aq) . jika dianggap kalor jenis larutan sama dengan kalor jenis air yaitu 4,2 J/g.K, maka besarnya H reaksi di atas adalah...
a. -630 kj c. -420 kj e. +630 kj
b. -580 kj d. +420 kj
Jawaban : d
Penjelasan :
Q.M.U.P AT 4,2.20 = 8400 J = 8,4 kj
Mol = M X U = 0,1 x 0,2 = 0,02
H = Q = 8,4 = 420 kj
Mol 0,02
18. Diketahui reaksi penguraian HCL berikut ini: 2HCL(g) H2 (g) + Cl (g) H = +84 kJ. Untuk membentuk 11,2 dm3 gas HCl (STP) dari gas H2 dan gas Cl2 dibebaskan kalor sebesar...
a. -84 kJ c. -21 kJ e. +42 kJ
b. -42 kJ d. +21 kJ
Jawaban : c
Penjelasan :
MOL HCl . W HCl . 5,6
Mr HCl 11,2
HCl. H f = Mol. HCl x H
Qr V (Mr HCl)
= 0,5 x +84
2
= + 21 kJ
19. Diketahui H dari H2O sebagai berikut:
H H2O (s) = -274 kJ
H H2O0 (l) = -286 kJ.
besarnya kalor peleburan es adalah…
a. – 12 kJ/mol c. +6 kJ/mol e. +18 kJ/mol
b. - 6 kJ/mol d. +12 kJ/mol
Jawaban : d
Penjelasan :
Peleburan es Bx Edoter
H = H H2O (s) - H H2 O (l)
= (-274) – (-286)
= + 12 kJ/mol
20. Jika 50 mL larutan NaOH 1 M direaksikan dengan 50 mL larutan HCl 1 M menaikkan suhu 6o C, maka pada reaksi antara 100 mL larutan NaOH 1 M dengan 100 mL larutan HCl 1 M akan terjadi kenaikan suhu sebesar...
a. 1 o C c. 6 o C e. 12 o C
b. 3 o C d. 9 o C
Jawaban : b
Penjelasan :
Q1 = Q2
M1.LP. t1 = m2. LP. t2
100.6 = 200. t2
t = 600 = 3o C
200
Selasa, 23 November 2010
cara atasi komputer
Cara Mengatasi Troubleshooting PC Lambat
Diperiksa oleh:handoyo
Para user komputer sering menemukan keluhan yang cukup membosankan, yaitu komputernya menjadi lambat. Terkadang saking stressnya mungkin langsung mengambil solusi untuk menginstall ulang saja, daripada repot mencari permasalahannya, dan itu justru akan memakan waktu lebih banyak.
Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menanggapi masalah “komputer yang lambat!”
1. Spyware dan Virus merupakan salah satu penyebab pc yang lambat, karena yang paling mudah menyusupi dan banyak user yang berinteraksi dengannya (secara tidak langsung), spyware berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman / banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah keamanan yang tidak bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan IE.
Beberapa cara untuk menghapus spyware:
1. Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan dengan windows task manager.
2. Identifikasi dan non aktifkan service yang bersangkutan melalui management console.
3. Identifikasi dan non aktifkan service yang ada di startup item dengan sistem configuration utilty.
4. Cari dan hapus entry di registry yang ada pada startup.
5. Identifikasi dan hapus file yang mencurigakan.
6. Install dan gunakan spyware detection dan removal.
2. Processor Overheating. Kebanyakan prosesor mudah menghasilkan panas, sehingga membutuhkan pendingin khusus dan jenis fan khusus, sehingga pada saat temperatur prosesor meningkat melampaui batas, sistem akan melambat dan proses akan berjalan lambat. Kipas prosesor yang gagal disebabkan karena :
1. Debu yang menghambat perputaran kipas secara smooth.
2. Fan motor rusak.
3. Bearing fan ada yang doll sehingga fan “jiggling”.
Jiggling adalah jika fan yang sedang berputar ada bunyi krek-krek secara cepat disebabkan bearing fan sudah mulai doll.
3. Ram yang buruk. Beberapa situasi dapat juga karena pengaruh ram yang buruk, hal ini
dikarenakan oleh:
1. RAM timing lebih lambat dari spesifikasi mesin yang optimal.
2. RAM yang memiliki nilai minor hanya bisa dilihat setelah melalui beberapa test.
3. RAM terlalu panas.
4. Harddisk yang fail. Jika harddisk sering mengalami failure, ini juga akan memperburuk performa komputer, dan jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa sifatnya mekanis, elektronik, bahkan firmwarenya yang tidak update, harddisk ini akan menyebabkan:
1. Akses time yang lambat.
2. Jumlah bad sector yang terus meningkat saat di scandisk.
3. Ada bluescreen yang tidak terjelaskan.
4. Gagal Boot.
5. Bios Settings. Biasanya bios yang belum dicustom settingnya akan mengalami proses perlambatan beberapa detik, khususnya pada saat booting, untuk itu kita harus mengcustom bios setting agar performa kerja proses boot bisa dipercepat, secara umum settingan bios yang harus diperhatikan adalah:
1. Boot langsung ke harddisk.
2. Disable IDE drive yang tidak terpakai.
3. Set speed latency RAM.
4. Matikan IO / IRQ perangkat onboard yang tidak dipakai.
5. Gunakan Fast POST.
6. Disk type/controller compatibility. Biasanya motherboard sekarang sudah memiliki kontroler yang baik untuk paralel ATA disk, namun kita harus memperhatikan kabel IDE nya, karena kabel ini memiliki beberapa spesifikasi tertentu, ada yang udma 33, 66, dan 100, kalau kita lihat secara fisik, bentuk kabelnya memiliki serabut yang halus halus dan banyak, sedangkan yang udma 33 serabutnya sedikit, jadi gunakanlah kabel yang memiliki spesifikasi yang tinggi untuk disk kita.
7. Windows Services, beberapa service yang harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya adalah:
1. FTP 2. Indexing Service
2. Remote Registry
3. Telnet
4. Remote Access
5. Remote Desktop
6. Automatic Update
8. Process yang invisible. Terkadang, tanpa kita ketahui ada saja program yang berjalan
di memory, padahal kita sudah tidak menggunakannya lagi atau bahkan kita sudah menguninstallnya namun programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process apa saja yang sedang berlangsung di komputer kita dengan melihat task manager, dan kita bisa end taskkan atau kill, lalu kita bisa hapus .exe nya.
9. Disk Fragmentation Sebagaimana karakteristik file dalam sebuah komputer pasti mengalami proses file tersebut di add, di edit, atau di hapus, hal tersebut dapat menyebabkan fragmentasi di beberapa areal sektor harddisk, untuk itu kita perlu merapikan data di komputer kita, yaitu dengan mendefragnya. jika kita menggunakan windows xp, kita bisa menggunakan defrag.exe dan meletakannya di schedule agar dapat berjalan pada waktu yang kita tentukan.
10. Background applications. Kalau kita perhatikan di systray saat kita klik arrow kirinya akan berderetlah icon yang banyak, semakin banyak icon yang terpasang di systray itu menyebabkan komputer semakin lambat merespons proses, karena memory banyak yang terpakai untuk proses itu, sehingga untuk itu kita perlu mematikannya atau menonaktifkan yang tidak diperlukan yaitu dengan mengakses registry:
HKEY_ LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run dan
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Micr osoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce
Hapuslahkey yang tidak diperlukan.
Cara Mengatasi Troubleshooting PC Lambat Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/computers/1754294-cara-mengatasi-troubleshooting-pc-lambat/
Diperiksa oleh:handoyo
Para user komputer sering menemukan keluhan yang cukup membosankan, yaitu komputernya menjadi lambat. Terkadang saking stressnya mungkin langsung mengambil solusi untuk menginstall ulang saja, daripada repot mencari permasalahannya, dan itu justru akan memakan waktu lebih banyak.
Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menanggapi masalah “komputer yang lambat!”
1. Spyware dan Virus merupakan salah satu penyebab pc yang lambat, karena yang paling mudah menyusupi dan banyak user yang berinteraksi dengannya (secara tidak langsung), spyware berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman / banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah keamanan yang tidak bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan IE.
Beberapa cara untuk menghapus spyware:
1. Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan dengan windows task manager.
2. Identifikasi dan non aktifkan service yang bersangkutan melalui management console.
3. Identifikasi dan non aktifkan service yang ada di startup item dengan sistem configuration utilty.
4. Cari dan hapus entry di registry yang ada pada startup.
5. Identifikasi dan hapus file yang mencurigakan.
6. Install dan gunakan spyware detection dan removal.
2. Processor Overheating. Kebanyakan prosesor mudah menghasilkan panas, sehingga membutuhkan pendingin khusus dan jenis fan khusus, sehingga pada saat temperatur prosesor meningkat melampaui batas, sistem akan melambat dan proses akan berjalan lambat. Kipas prosesor yang gagal disebabkan karena :
1. Debu yang menghambat perputaran kipas secara smooth.
2. Fan motor rusak.
3. Bearing fan ada yang doll sehingga fan “jiggling”.
Jiggling adalah jika fan yang sedang berputar ada bunyi krek-krek secara cepat disebabkan bearing fan sudah mulai doll.
3. Ram yang buruk. Beberapa situasi dapat juga karena pengaruh ram yang buruk, hal ini
dikarenakan oleh:
1. RAM timing lebih lambat dari spesifikasi mesin yang optimal.
2. RAM yang memiliki nilai minor hanya bisa dilihat setelah melalui beberapa test.
3. RAM terlalu panas.
4. Harddisk yang fail. Jika harddisk sering mengalami failure, ini juga akan memperburuk performa komputer, dan jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa sifatnya mekanis, elektronik, bahkan firmwarenya yang tidak update, harddisk ini akan menyebabkan:
1. Akses time yang lambat.
2. Jumlah bad sector yang terus meningkat saat di scandisk.
3. Ada bluescreen yang tidak terjelaskan.
4. Gagal Boot.
5. Bios Settings. Biasanya bios yang belum dicustom settingnya akan mengalami proses perlambatan beberapa detik, khususnya pada saat booting, untuk itu kita harus mengcustom bios setting agar performa kerja proses boot bisa dipercepat, secara umum settingan bios yang harus diperhatikan adalah:
1. Boot langsung ke harddisk.
2. Disable IDE drive yang tidak terpakai.
3. Set speed latency RAM.
4. Matikan IO / IRQ perangkat onboard yang tidak dipakai.
5. Gunakan Fast POST.
6. Disk type/controller compatibility. Biasanya motherboard sekarang sudah memiliki kontroler yang baik untuk paralel ATA disk, namun kita harus memperhatikan kabel IDE nya, karena kabel ini memiliki beberapa spesifikasi tertentu, ada yang udma 33, 66, dan 100, kalau kita lihat secara fisik, bentuk kabelnya memiliki serabut yang halus halus dan banyak, sedangkan yang udma 33 serabutnya sedikit, jadi gunakanlah kabel yang memiliki spesifikasi yang tinggi untuk disk kita.
7. Windows Services, beberapa service yang harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya adalah:
1. FTP 2. Indexing Service
2. Remote Registry
3. Telnet
4. Remote Access
5. Remote Desktop
6. Automatic Update
8. Process yang invisible. Terkadang, tanpa kita ketahui ada saja program yang berjalan
di memory, padahal kita sudah tidak menggunakannya lagi atau bahkan kita sudah menguninstallnya namun programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process apa saja yang sedang berlangsung di komputer kita dengan melihat task manager, dan kita bisa end taskkan atau kill, lalu kita bisa hapus .exe nya.
9. Disk Fragmentation Sebagaimana karakteristik file dalam sebuah komputer pasti mengalami proses file tersebut di add, di edit, atau di hapus, hal tersebut dapat menyebabkan fragmentasi di beberapa areal sektor harddisk, untuk itu kita perlu merapikan data di komputer kita, yaitu dengan mendefragnya. jika kita menggunakan windows xp, kita bisa menggunakan defrag.exe dan meletakannya di schedule agar dapat berjalan pada waktu yang kita tentukan.
10. Background applications. Kalau kita perhatikan di systray saat kita klik arrow kirinya akan berderetlah icon yang banyak, semakin banyak icon yang terpasang di systray itu menyebabkan komputer semakin lambat merespons proses, karena memory banyak yang terpakai untuk proses itu, sehingga untuk itu kita perlu mematikannya atau menonaktifkan yang tidak diperlukan yaitu dengan mengakses registry:
HKEY_ LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run dan
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Micr osoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce
Hapuslahkey yang tidak diperlukan.
Cara Mengatasi Troubleshooting PC Lambat Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/computers/1754294-cara-mengatasi-troubleshooting-pc-lambat/
Langganan:
Postingan (Atom)